Konservasi Penyu

Pangandaran memiliki berbagi jenis flora dan fauna yang sudah mulai langka, dengan adanya Cagar Alam di Pangandaran semua pihak ikut melestarikan flora dan fauna tersebut. Tak terkecuali dengan Penyu.

Pangandaran memiliki berbagi jenis flora dan fauna yang sudah mulai langka, dengan adanya Cagar Alam di Pangandaran semua pihak ikut melestarikan flora dan fauna tersebut. Tak terkecuali dengan Penyu. Penyu yang sudah ada sejak akhir zaman Jura (145 - 208 juta tahun yang lalu) atau seusia dengan dinosaurus , memiliki sepasang tungkai depan berupa kaki pendayung yang memberinya ketangkasan berenang di dalam air.
Penyu mengalami siklus bertelur yang beragam, dari 2 - 8 tahun sekali. Tidak banyak regenerasi yang dihasilkan seekor penyu. Dari ratusan butir telur yang dikeluarkan oleh seekor penyu betina, paling banyak hanya belasan tukik (bayi penyu) yang berhasil sampai ke laut kembali dan tumbuh dewasa. Oleh karena itu seorang aktifis asli Pangandaran dan berbagai pihak membuat konservasi penyu guna melindungi populasi yang kian hari makin menurun.
Lokasi Konservasi Penyu tersebut terletak di Pantai Batu Hiu. Terdapat beberapa jenis penyu yang di antara -nya : Penyu Belimbing , Penyu Hijau ,Penyu Tempayang , Penyu sisik dan yang lainnya . Buat kamu yang berani pegang penyu bisa langsung pegang looh, mulai dari tempat penetasan telur hingga penyu dengan berbagai ukuran atau usia ada di  konservasi  tersebut. Apabila anda tidak puas dengan hanya memegang anda bisa renang juga dengan penyu, dengan catatan hanya penyu yang sudah cukup dewasa yang bisa renang bareng anda dan keluarga dan tak lupa pula anda bisa berselfie ria dengan penyu bersama keluarga dan orang tercinta.